5 Alasan Mengapa Harga Bitcoin akan terus Naik

Banyak sekali orang yang tertarik dengan bitcoin sebagai sarana untuk berinvestasi karena harganya yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebelumnya bitcoin sendiri merupakan salah satu mata uang virtual yang diciptakan tahun 2009 oleh orang berinisial Satoshi Nakamoto. Pada saat itu nilai bitcoin sangat kecil bahkan tidak bernilai sama sekali.

Namun, sering berjalannya waktu mata uang bitcoin terus mengalami peningkatan nilai yang sangat besar. Nah apasajakah hal-hal atau alasan yang membuat nilai/harga bitcoin terus naik? Berikut Kompute Lite akan mengulas 5 Alasan Mengapa Harga Bitcoin akan terus Naik

1. Nilai dan Harga bitcoin memang dirancang untuk bertambah seiring waktu berjalan.

Dengan terus bertambahnya volume transaksi bitcoin setiap hari, dan suplai bitcoin yang terbatas di dunia, dan semakin berkurangnya jumlah bitcoin yang diciptakan atau dibuat oleh sistem setiap sepuluh menit, dipastikan harga bitcoin akan terus meningkat di masa depan.
penyebab nilai bitcoin terus naik
Mengapa Nilai Bitcoin Terus Naik?
Mata uang kertas seperti dolar AS, rupiah, dsb setiap tahunnya cenderung akan mengalami inflasi (penurunan nilai) yang disebabkan oleh penambahan cetak mata uang kertas itu sendiri. Berbeda dengan bitcoin yang dibuat untuk mengalami deflasi (penaikan nilai). Jumlah bitcoin sendiri akan berkurang setidaknya setiap empat tahun sekali. Jumlah Bitcoin yang diciptakan oleh sistem akan berkurang setengahnya atau yang dikenal dengan (Bitcoin Halvings). Sekarang ini, setiap sepuluh menit ada 12,5 bitcoin yang muncul dari setiap block dan akan terus berkurang sampai bitcoin sudah tidak dicetak lagi oleh sistem.
Tidak seperti bitcoin, mata uang kertas semisal dolar AS tidak memiliki batasan dalam jumlah produksinya, sehingga jumlahnya bisa terus bertambah yang nantinya akan berimbas terjadinya inflasi karena ada kebijakan dari pemerintah ataupun dari bank sentral. Biasanya, kebijakan inflasi diterapkan oleh pemerintah untuk membayar hutang, kerugian karena perang,dsb. 

2. Kejenuhan dalam memakai Uang Kertas

Semakin majunya teknologi terutama dalam dunia transaksi digital menjadikan kita semua sedikit merasa jenuh dan bosan menggunakan kertas. Dengan hadirnya uang digital yang canggih seperti bitcoin menjadikan kita semua mudah dalam bertransaksi dalam dunia online, sehingga tidak terlalu bersusah payah menggunakan uang kertas.

Bahkan, karena kemajuan teknologi dalam dunia uang digital, Ekuador dan Meksiko sedang berencana untuk membuat uang digital yang menyerupai terknologi Blockchain bitcoin. China juga berkali kali bertemu dengan Deloitte dan Citibank  untuk melakukan hal yang sama seperti ekuador juga meksiko. Bahkan salah satu negara di afrika utara sudah menerapkan perekonomian berbasis blockchain dan jepang sudah menggolongkan bitcoin sebagai mata uang seperti halnya mata uang negaranya sendiri (yen).

3.  Uang kertas semakin tidak digunakan dan akan tergantikan dengan uang digital

Berbagai negara di seluruh belahan dunia sekarang ini sudah mulai menggunakan uang digital untuk melakukan transaksi dsb. Mereka merasa dengan menggunakan uang digital dapat membantu mengontrol proses transaksi ekonomi menjadi lebih mudah, salah satunya yaitu dengan menggunakan uang digital bitcoin.

Memang, saat ini bitcoin belum seluruhnya tersebar luas dan dikenal. Saat ini bitcoin masih sedang tahap pengembangan berbagai macam protokol dan aplikasi baru yang nantinya diperuntukkan di masa depan, sehingga masih banyak potensi besar yang mungkin akan muncul. Saat ini, satu bitcoin sudah mencapai angka 4,182 USD atau setara 55 Juta rupiah! padahal pada awal tahun 2017 lalu 1 bitcoin masih bernilai 13 jutaan saja, nyatanya sampai sekarang meroket.

4. Banyak Perusahaan Besar/ Wall Street belum terjun ke dunia Bitcoin

Teknologi blockchain dari bitcoin selalu menjadi sesuatu yang diinginkan oleh banyak perusahaan besar, alasannya pun macam-macam, Bagi yang belum tahu Blockchain Bisa baca Apa itu Teknologi Blockchain? Paypal bahkan mengagumi konsep bitcoin ini, namun mereka masih belum menjadikan bitcoin sebagai pusat bisnis..

5. Nilai Cadangan Mata Uang Global semakin Kecil sedangkan Bitcoin Semakin Besar

Sekarang ini dolar AS semakin bertambah tingkan Inflasinya, dimana jumlah dolar AS yang dicetak semakin banyak sehingga berakibat menurunnya nilai dolar AS. Hal tersebut dapat menyebabkan menurunnya permintaan terhadap mata uang dolar AS, dan harga bitcoin akan semakin naik untuk dibeli dengan dolar yang semakin melemah.

Saat dolar AS kehilangan nilai sebesar 5-10% per tahunnya, tidak seperti yang dikatakan oleh pemerintah bahwa dolar AS hanya kehilangan nilai sebesar 1-2% per tahun, nilai Bitcoin terhadap dollar akan semakin meningkat. Dan ketika, bukan bila, dolar AS kehilangan statusnya sebagai “Global Reserve Currency”, maka kemungkinan orang-orang akan berbondong membanjiri pasar Bitcoin untuk mendapatkan coin ini.

Berhubung Bitcoin tidak terikat oleh negara atau paradigma ekonomi apapun yang dijalankan oleh sistem perbankan dunia, Bitcoin bisa berdiri manis di pinggiran sambil melihat nilainya naik, seperti halnya Emas dan Perak, sementara sistem finansial yang selama ini kita kenal semakin hancur seiring berjalannya waktu. Tidak dapat dipungkiri bahwa ‘Emas Digital’ ini sudah menghasilkan keuntungan yang sangat besar kepada para pemilik Bitcoin dalam enam-tujuh tahun terakhir ini. 

Bagaimana menurut kalian? apakah kalian tertarik untung berinvestasi dengan bitcoin? Saya sendiri sedikit kaget dengan coin yang satu ini, pasalnya waktu pertama kali kenal koin ini, nilainya cuma 14 juta per koin, namun terus meningkat sampai sekarang hingga menyentuh nilai 200 Juta!! Bagi kalian yang masih belum percaya silahkan klik Realtime Bitcoin untuk melihat nilai bitcoin secara realtime atau langsung.

1 Response to "5 Alasan Mengapa Harga Bitcoin akan terus Naik "

  1. tapi kan bitcoin belakangan ini harganya turun, selain itu di Indonesia sendiri sudah dilarang membeli, ataupun bertransaksi dengan BTC ini...

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang Relevan/ Sesuai dengan Topik yang Dibahas, Terimakasih.